5 Tahapan Mudah Membuat Hidroponik Paralon



Budidaya hidroponik sangat cocok diterapkan di perkotaan yang sudah padat oleh pemukiman dan gedung – gedung nan menjulang. Dimana sangat sedikit sekali lahan pertanian, membuat orang-orang harus mencari suplai bahan makanan dari luar kota. Bila jeli, tentunya ini bisa menjadi peluang bisnis yang menggiurkan. Kita dapat menanam berbagai macam sayuran dan buah dengan budidaya hidroponik.

Selain itu dengan hidroponik, kita tidak memerlukan lahan yang luas untuk mengahsilkan lebih banyak tanaman. Dengan membuat sistem tanam bertingkat dapat menghasilkan lebih banyak tanaman bila dibandingkan dengan berkebun konvensional. Salah satu media yang bisa digunakan adalah pipa paralon. Biasanya ukuran yang dapat digunakan berkisar antara 2,5 – 4 inch, bergantung pada tanaman apa yang ingin kita tanam.

Nah, berikut ini cara membut hidroponik paralon yang tentunya dapat kamu coba sendiri di rumah, simak ya!

Tahap 1 : Mengumpulkan Alat dan Bahan

Paralon Hidroponik

Hidroponik Paralon atau lebih dikenal dengan sistem hidroponik NFT dan DFT. Untuk bahan yang diperlukan adalah pipa paralon 3 inch, tutup paralon, penyambung paralon, lem paralon, selang air, dan pompa aquarium. Sedangkan alat yang dibutuhkan yaitu gergaji besi, bor, mata bor, dan gunting atau cutter.

Kemudian semua bahan tadi akan dirangkai menjadi sistem NFT yang dapat digunakan untuk menanam tanaman hidroponik. Caranya akan dilanjutkan di tahap berikutnya. Ditambah dengan bahan – bahan yang dibutuhkan untuk bercocok tanam yaitu benih, media tanam, netpot, dan wadah semai (nampan).

BACA JUGA : Penerapan Metode Hidroponik Modern di Jepang

Tahap 2 : Membuat Hidroponik Paralon (Sistem NFT)

 

Kali ini saya akan membagikan cara membuat NFT hidroponik dari pipa paralon. NFT ini berisi 20
lubang cocok digunakan untuk menanam sayuran, seperti pakchoi, kangkung, selada, kailan, dll.
Pertama-tama kita akan membuat peyangganya terlebih dahulu. Terbuat dari pipa PVC berukuran.
1. 3/4 inch sebanyak 2 lonjor.
2. Keni 3/4 sebanyak 10 buah
3. Sambungan T sebanyak 16 buah

Yuk simak cara merangkainya berikut ini (di video ya!)

Sedangkan untuk NFTnya sendiri memutuhkan :
1. Pipa paralon 3 inch 1 lonjor, di potong2 menjadi 4 atau sepanjang 1 m
kemudian lubangi dengan bor dan holeshaw.
2. Tutup pipa sebanyak 2 buah
3. Penyambung pipa 3 ke 2 inch 6 buah
4. Pipa paralon 2 inch 60 cm
5. Keni 2 inch sebanyak 6 buah, dan
6. keni 1/2 inch sebanyak 2 buah

Bagi Anda yang tidak ingin repot-repot membuat, karena hasil membeli bor dan peralatan lainnya. Anda dapat memesan pada kami, dengan cara menghubungi no hp: 0822 8080 1616 ya !! Kami juga menerima request NFT, Duck bucket, Fertigasi, dll.

Tahap 3 : Menyiapkan Netpot Daur Ulang (Gelas Aqua)

Netpot

Bagi kamu yang ingin berhemat atau memanfaatkan barang bekas yang banyak disekitar rumah, dapat menggunakan gelas aqua / gelas plastik. Yaitu dengan melubangi bagian bawah gelas plastik tersebut menggunakan solder. Hal ini agar akar mendapat cukup oksigen dan dapat menjalar ke air nutrisi dan membantu pertumbuhan tanaman dengan baik.

Caranya sangat mudah yaitu dengan memanaskan solder dengan listrik kemudian buat beberapa lubang pada bagian bawah. Pastikan juga akar tanaman dapat menembus lubang – lubang tersebut. Lubangi gelas aqua sesuai kebutuhan atau lebihkan untuk berjaga – jaga jika ada gelas aqua yang rusak. Bila kamu tidak mau ribet, kamu juga bisa membeli netpot jadi dengan harga yang cukup terjangkau. Keunggulan dari netpot jadi adalah memiliki ketahanan yang lebih lama dibanding gelas aqua.

Tahap 4 : Menyemai Benih Tanaman dengan Media Rockwool

semai benih

Media tanam yang cocok digunakan untuk berhidroponik paralon adalah Rockwool. Rockwool merupakan media tanam seperti busa / glaswool terbuat dari bebatuan alam yang diolah menggunakan mesin berteknologi tinggi. Adapun keunggulannya yaitu memiliki daya serap tinggi, praktis, dan dapat menyimpan air. Selain itu busa – busa sintesis juga dapat digunakan sebagai media tanam hidroponik paralon.

Cara menyemai yang pertama adalah potong rockwool menjadi bentuk kotak berukuran 2,5×2,5×2,5 cm. Basahi rockwool dengan air biasa lalu taruh dalam nampan. Kemudian lubangi rockwool dan masukkan benihnya, satu lubang satu benih. Lalu diamkan selama 1 malam, setelah itu taruh dibawah sinar matahari. Jaga kelembapannya dengan menyiram tanaman setiap hari, jangan sampai menggenang.

BACA JUGA : Panduan Menyemai Benih Hidroponik yang Benar

Tahap 5 : Pemberian Nutrisi AB Mix Hidroponik

Nutrisi Sayur Hydron

Pemberian nutrisi dapat dilakukan sejak benih berusia 7 hari atau biasa disebut 7 hss. Dengan takaran setengah PPM yang dianjurkan untuk tanaman. Misalnya sawi membutuhkan 1400 PPM, kita dapat memberikan cukup 700 PPM. Kemudian menambahnya selama bertahap, selang 2-3 hari. Hal ini dikarenakan kebutuhan akan nutrisi yang berbeda di setiap pertumbuhannya.

Setelah berumur 10 – 14 hss tanaman dapat dipindah ke paralon untuk pembesaran. Yang sebelumnya dapat menyiapkan paralon menjadi sistem NFT / DFT menggunakan pompa aquarium. Selalu cek secara rutin air nutrisi pada tandon, karena semakin besar tanaman akan membutuhkan nutrisi yang banyak (nutrisi cepat habis). Sedangkan masa panen kurang lebih satu bulan setelah semai, tetapi bergantung jenis tanaman yang ditanamnya juga.

BACA JUGA : Panduan Meracik Nutrisi Hidroponik AB MIX

Itu tadi cara membuat dan mengaplikasikan hidroponik paralon, dan bisa kamu terapkan dirumah. Kalaupun masih belum paham, bisa menyimak di videonya di bawah ini. Mohon bersabar hehe !!

Selain hidroponik paralon kamu juga bisa memakai sistem sumbu (wick system) dengan botol bekas atau sterofom bekas buah. Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba.

Leave a Reply