6 Tahap Mudah, Menanam Hidroponik Kangkung di Baskom



Kangkung merupakan salah satu sayuran yang banyak diminati oleh masyarakat di indonesia. Kangsung sendiri memiliki nama latin Ipomea Aquatica Forsk. Ada 2 jenis kangkung jika dibedakan dari media tanamnya, yaitu kangkung darat (media tanam tanah) dan kangkung air. Kangkung air biasanya tumbuh subur dipinggir-pinggir sungai atau rawa dengan batang yang menjalar. Sedangkan kangkung darat banyak ditanam para petani sayur di sebidang tanah.

Selain dua habitat tadi sekarang kangkung banyak juga ditanam secara hidroponik. Hal ini karena bila ditanam dengan hidroponik akan menaikkan nilai jualnya. Dengan hidroponik kangkung yang biasanya dijual seribu rupiah per ikat bisa naik menjadi tiga ribu rupiah per ikat. Hal ini menjadi peluang bisnis yang menggiurkan, terlebih tingkat konsumsi kangkung di Indonesia tergolong tinggi.

Cara Menanam Kangkung Hidroponik

Kangkung hidroponik

Tanaman kangkung tergolong dalam jenis sayuran yang dapat tumbuh subur di kawasan trpois seperti Indonesia, beberapa negara Asia, dan bahkan Australia.

Kangkung adalah salah satu tanaman yang pertumbuhannya cepat dan perawatan yang mudah. Biasanya kangkung dapat dipanen pada usia 3-4 minggu dari semai benih. Dan dapat dipanen dengan cara memotong batangnya, biarkan akar tetap menancap karena nanti akan tumbuh lagi hingga beberapa kali panen.

Dilihat dari harganya kangkung terbilang sayuran yang murah meriah. Yang membuatnya berharga murah salah satunya adalah kecepatan pertumbuhan dan masa panen kangkung itu sendiri. Tentunya hal ini jika dimanfaatkan dapat menjadi peluang usaha yang menggiurkan.

Tak khayal banyak orang yang mau menginvestasikan uangnya untuk membuat lahan atau sistem hidroponik agar dapat menanam kangkung skala kebun dan kemudian memasarkannya.

Nah, bila kamu tertarik juga untuk menanam kangkung sendiri di pekarangan rumah, hal ini sangat baik karena dapat membantu kamu mencukupi kebutuhan sayuran dan tentunya akan menghemat belanja bulanan.

Adapun banyak cara yang dapat kamu gunakan untuk mulai menanam kangkung hidroponik ini, diantaranya adalah dengan menggunakan sistem rakit apung baskom dan besek plastik.

Artikel Terkait : Inilah 7 Cara Praktis, Dalam Menanam Cabe Hidroponik

Kenapa harus pakai sistem hidroponik? Yaitu karena tanaman yang dengan metode hidroponik mempunyai kualitas hasil yang cenderung lebih baik dari pada tanaman yang kita tanam secara konvensional atau menggunakan media tanah.

Hal tersebut karena dipengaruhi dari perlakuan yang diberikan, mulai dari pembibitan, perawatan hingga masa panen. Maka dari itu bila kamu masih termasuk awam dalam dunia hidroponik, sebaiknya kamu mulai belajar. Berikut ini kami share bagaimana cara menanam kangkung hidroponik yang mudah:

Cara Menanam Kangkung Hidroponik di Baskom

Staterkit Hidroponik

Adapun langkah – langkah yang perlu disiapkan dalam menanam kangkung hidroponik yaitu seperti berikut ini:

1. Menyiapkan Bahan dan Peralatan

Alat yang dibutuhkan dalam budidaya kangkung hidroponik tergolong sedikit, mudah dicari dan tentunya tidak menguras isi kantong kamu.

Langsung saja, berikut ini adalah peralatan dan bahan yang perlu kamu siapkan sebelum memulai menanam kangkung di pekarangan rumah.

Bahan yang dibutuhkan:

Bahan-bahan yang dibutuhkan mungkin dapat kamu jumpai dengan mudah di dekat rumahmu sendiri, seperti:

1). Benih kangkung

Kamu bisa mencari benih kangkung yang banyak dijual di toko benih atau toko pertanian yang ada di daerahmu. Atau kamu bisa juga lewat toko-toko online.

2). Nutrisi Hidroponik

Untuk pupuknya kamu dapat menggunakan pupuk atau nutrisi hidroponik AB Mix khusus sayur. Coba cari di toko pertanian disekitar rumah, bila belum ada cari di internet.

3). ZPT (Zat Pengatur Tumbuh)

ZPT biasanya seperti atonik, nantinya akan digunakan pada saat merendam benih kangkung yang akan di semai. Penggunaan ZPT bertujuan agar benih kangkung dapat berkembah dengan baik dan lebih cepat.

Catatan :
Penggunaan ZPT tidak di wajibkan ya.

Alat yang dibutuhkan:

Berikut ini alat – alat yang dibutuhkan untuk budidaya hidroponik yaitu:

1). Besek plastik

Besek plastik seperti jaring ikan tetapi berbentuk baskom, biasanya digunakan untuk tempat nasi yang di bawa pulang orang yang tasyakuran. Setiap sisi terdapat banyak lubang kecil-kecil.

2). Baskom

Gunakan baskom plastik juga, sebab bila menggunakan baskom besi akan mudah menyerap panas dan menghangatkan suhu nutrisi. Hal ini akan menyebabkan air nutrisi menguap, dan membuat cepat habis. Pilih baskom yang berdiameter lebih kecil sedikit dari pada besek, agar besek tidak sampai dasar baskom. Karena perlu space antara dasar baskom dan dasar besek untuk wadah nutrisi.

2. Memilih Benih Kangkung yang Bagus

Benih Kangkung

Untuk menghasilkan panen yang bagus, kamu harus memperhatikan benih yang akan kamu pilih. Carilah benih kangkung yang memiliki kualitas bagus dan daya kecambah yang tinggi. Jangan lupa perhatikan tanggal kadaluarsa benih, biasanya tertera di bagian belakang kemasan.

Dengan memilih benih kangkung hidroponik yang berkualitas bagus, maka keberhasilan menanam kangkung akan meningkat dan tentu saja hasil panen meningkat. Oh iya pilih juga jenis kangkung yang banyak diminati agar proses pemasaran mudah dan cepat (khusus skala kebun).

3. Menyemai Benih Kangkung

Menyemai Kangkung

Ada dua cara dalam budidaya kangkung secara umum maupun hidroponik, yakni dengan menanam langsung pada media tanam, atau menyemainya terlebih dahulu. Bila menyemai dahulu setelah semai biasanya akan di pindah ke sistem hidroponik rakit apung, NFT, atau DFT. Untuk kali ini kita akan mempraktikkan cara yang pertama yaitu menanam kangkung hidroponik secara langsung. Bagaimana caranya? Simak ulasannya berikut ini:

1). Ambil baskom kemudian taruh besek diatasnya (ingat diameter besek harus sedikit lebih besar).

2). Tuangi air hingga menyentuh dasar besek. Gunakan air yang mendekati PPM 0, seperti air buangan AC dan air sumur.

3). Masukkan benih ke dalam besek, taburkan hingga merata. Jangan terlalu banyak atau sedikit. Bila lubang-lubang besek lebih besar dari pada benih, bisa tambahkan tisu pada dasar besek. Sebelum ditabur benih juga dapat di rendam beberapa jam terlebih dulu.

4). Taruh di tempat teduh hingga benih berkecambah kemudian jemur dibawah matahari.

Untuk lebih jelasnya simak video berikut ini :

Cara Mudah, Membuat Hidroponik Kangkung dengan Baskom

4. Pemupukan / Pemberian Nutrisi Hidroponik

Nutrisi Sayur Hydron

Seperti yang sudah kita bahas diatas bahwa kita bisa menggunakan nutrisi hidroponik AB Mix Hydron. Nutrisi Hydron sangat praktis dan sudah memenuhi unsur-unsur hara yang dibutuhkan untuk tanaman. Berikut adalah cara melarutkan dan pemakaian nutrisi hidroponik Hydron:

BACA JUGA Panduan Meracik Nutrisi Hidroponik AB Mix

Cara Memakai Nutrisi AB Mix Hidroponik

1. Siapkan air baku sebanyak yang dibutuhkan sesuai dengan tabel pemakaian nutrisi. Biasanya menggunakan perbandingan 1 : 5 : 5, dan berlaku kelipatan.
2. Tambahkan stok A dan stok B kemudian aduk hingga tercampur.
3. Air nutrisi siap digunakan untuk berbagai sistem hidroponik kamu.
4. Tambahkan pada baskom sampai menyentuh dasar besek plastik.

5. Perawatan Tanaman Kangkung Hidroponik

Pemberian Nutrisi

Pada tahap perawatan, yang harus kamu amati yaitu kebutuhan nutrisi kangkung hidroponik, jangan sampai telat menambah atau memberikan nutrisi pada air dibawahnya.

Saat kangkung sudah memasuki umur kurang lebih 2 minggu, berarti harus dilakukan penambahan nutrisi. Kamu harus menambah jumlah nutrisi yang awalnya hanya 5 ml per 1 liter, sekarang menjadi 10 ml per 1,5 liter. Ini sifatnya hanya menambah ya, air nutrisi ini bisa digunakan sampai panen, asal tidak bau. Jika berbau tak sedap, maka harus diganti. Lakukan secara rutin hingga panen.

Panen Kangkung Hidroponik

Panen Kangkung

Setelah berumur 21 – 25 hari dan memiliki ciri – ciri tanaman yang sudah bisa dipanen, maka panen lah. Karena memang kangkung memiliki keunggulan waktu pertumbuhannya yang singkat.

Bila tidak segera di panen akan timbul rasa pahit getir pada batang dan daun tanaman kangkung tersebut. Ada pun cara menyimpan kangkung hidroponik yang sudah panen tapi tidak belum bisa mengolah atau menjual, maka pindahkan kangkung tersebut ke dalam baskom berisi air biasa. Tidak perlu menambahkan nutrisi AB Mix hidroponik.

Cara panennya pun ada 2 macam, yaitu dengan mencabut langsung sampai akarnya ikut (mati). Atau dengan memotong 2/3 bagian batang atas, dan beri nutrisi lagi maka dia akan tumbuh lagi. Untuk skala rumahan hal ini masih bisa diterapkan, sedangkan untuk skala kebun hidroponik tidak.

Apabila kamu masih mengalami kesulitan alangkah baiknya tonton dulu video ini, semoga dapat membantu :

 

2 Comments

    • Bagus Mursid

Leave a Reply